"Di Dalam Hati Manusia Ada Kesedihan... Dan Kesedihan Itu Tidak Akan Hilang Kecuali Seronok Mengenal Allah..."
“Usah gelisah apabila dibenci manusia kerana masih banyak yang menyayangimu di dunia, tapi gelisahlah apabila dibenci Allah kerana tiada lagi yang mengasihmu di akhirat kelak…”

Friday, February 3, 2012

Syair Yang Membuatkan Imam Ahmad Bin Hambal Menangis - Artikel 03 /2012 - Tarikh : 3 Februari 2012 / 10 Rabiulawal 1433 H


Renungkan rangkap syair ini yang membuatkan Imam Ahmad Bin Hambal menangis. Semoga menjadi salah satu lubang muhasabah buat kita ...



Jika Tuhan bertanya kepada ku
Tidak malukah kau bermaksiat kepadaKU
Kau sembunyikan dosa mu dari makhlukKU
Dan datang padaKU dengan penuh dosa


Bagaimana aku nak jawab duhai diriku yang malang?
Dan siapakah yang akan selamatkan aku?
Aku terus menyogok diriku dengan impian dan harapan dari masa ke semasa


Dan aku melupakan apa yang terlihat pada kematian
Dan apakah yang akan berlaku selepas diriku dikafankan
Seolah-olah aku ini dijamin hidup selamanya
Seakan mati tidak akan menemuiku


Dan telah datang sakaratulmaut yang amat ngeri
Siapakah yang mampu melindungi diriku ini?
Aku melihat pada wajah-wajah
Apakah ada daripada mereka menebusku?


Aku akan disoal apa yang aku lakukan didunia untuk menyelamatkan diriku ini?
Maka bagaimana akan aku jawab setelah aku mengabaikan urusan agamaku?
Celakanya aku! Apakah aku tidak mendengar ayat-ayat Allah menyeruku?
Apakah aku tidak dengar apa yang telah diberitakan di dalam surah Qaff dan Yaasin?
Adakah aku tak dengar tentang hari dikumpulkan manusia, hari perhimpunan dan hari ad-deen (Qiamat)?


Adakah aku tak dengar panggilan ajal maut, menyeru & menjemputku?
Maka ya Rabb! Seorang hamba datang bertaubat. Siapa yang dapat melindunginya?
Melainkan Tuhan yang maha luas pengampunannya & membimbingku pada kebenaran
Aku telah datang kepadaMU maka kasihanilah daku & beratkanlah timbangan (kebaikan) ku
Dan ringankan (percepatkan) hisabku dan Engkaulah yang terbaik dalam penghisaban. Ya Allah!


SUMBER : http://hambapenyelamat.blogspot.com/2011/12/muhasabah-diri.html
(Klik Untuk Muat Turun Artikel - Syair Yang Membuatkan Imam Ahmad Bin Hambal Menangis)

No comments:

Post a Comment

Doa Dhuha & Maksudnya

Qasidah Ya Hanana

" Betapa Beruntungnya Kami "

Telah muncul agama yang didukung,
Telah muncul agama yang didukung dengan munculnya sang Nabi Ahmad,
Betapa beruntungnya kami dengan Muhammad,
Itulah anugerah dari Allah.

Betapa beruntungnya kami,
Diistimewakan dengan as-Sab’ul Matsany (al-Fatihah),
Penghimpun rahsia setiap makna, tiada yang setanding dengannya,
dan Allah mewahyukannya kepadanya (Muhammad SAW),

Betapa beruntungnya kami,
Ketika di Makkah bulan tampak terbelah deminya (Muhammad SAW),
lalu kabilah Mudhar (kabilah Muhammad SAW) dibanggakan di atas seluruh manusia.

Betapa beruntungnya kami,
Beliau adalah manusia yang terbaik ciptaannya, dan teragung akhlaknya,
Menjadi sebutan barat dan di timur.
Segala puji bagi Allah,

Betapa beruntungnya kami,
Berselawatlah kepada sebaik-baik manusia, yang terpilih,
Sang bulan purnama,
Berselawatlah dan sampaikan salam kepadanya,
kelak ia akan memberi syafaat kita di hari kebangkitan.

Betapa beruntungnya kami.

Jom Hayati : "Doa Rabitah"

Sesungguhnya Engkau tahu
Bahwa hati ini tlah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan
Bersatu dalam perjuangan
Menegakkan syariat dalam kehidupan

Sesungguhnya Engkau tahu
Bahwa hati ini tlah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan
Bersatu dalam perjuangan
Menegakkan syariat dalam kehidupan

Kuatkanlah ikatannya
Tegakkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalannya

Terangilah dengan cahyaMu
Yang tiada pernah padam
Ya Robbi bimbinglah kami…

Lapangkanlah dada kami
Dengan karunia iman
Dan indahnya tawakkal padaMu

Hidupkan dengan ma’rifatMu
Matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela

Lapangkanlah dada kami
Dengan karunia iman
Dan indahnya tawakkal padaMu
Hidupkan dengan ma’rifatMu
Matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela

Kuatkanlah ikatannya
Tegakkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalannya
Terangilah dengan cahyaMu
Yang tiada pernah padam

Ya Robbi bimbinglah kami…
Ya Robbi bimbinglah kami…
Ya Robbi bimbinglah kami…